Akomodasi Wisata

Home/Akomodasi Wisata

Sthala: Hotel Baru di Ubud yang Menawarkan Kemewahan di Tengah Keindahan Alam

Kalau anda senang menghabiskan liburan dalam ketenangan ditengah alam yang asri. Kalau anda menyukai Ubud sebagai tempat untuk menginap saat menikmati liburan anda di Bali. Kalau anda menyukai kenyamanan dan kemewahan yang ditawarkan jaringan hotel terkemuka. Maka hotel baru di Ubud ini perlu anda coba. Baru dibuka pada tanggal 30 November 2016 yang baru lalu, Sthala Ubud menawarkan kemewahan khas jaringan hotel kelas dunia Marriott International. Hotel ini merupakan hotel keempat dalam koleksi khusus bertajuk Tribute Portfolio, koleksi khusus dari jajaran hotel-hotel Marriott yang dirancang khusus untuk pelanggan setianya.

Dalam rilis pembukaan yang dikutip Hospotality Net, Brian Povinelly yang menjabat Global Brand Leader for Tribute Hotels & Resorts, secara eksplisit mengatakan bahwa Tribute Portfolio adalah koleksi khusus yang sengaja kami dedikasikan untuk pelanggan setia Marriott. “Saat kami sedang merencanakan untuk memperkenalkan koleksi khusus, para pelanggan yang menjadi anggota ‘loyalty guest’ mengungkapkan ketertarikan mereka untuk menikmati pengalaman menginap di hotel independen di lokasi-lokasi eksotis seperti Bali, khususnya tempat-tempat yang memiliki ciri khas seperti Ubud ini. Karena itu kami benar-benar antusias memberikan apa yang mereka inginkan, hotel independen dengan keunikan sekelas Sthala”, ungkapnya.

Sedikit Mengenai Sthala Ubud

Sthala Ubud dibangun di kawasan perbukitan yang asri dan hijau di kawasan Lodtunduh, tepatnya di sisi selatan Ubud. Hotel ini dibangun di bibir tebing menghadap lembah Sungai Wos. Memiliki 143 kamar dalam 4 kategori yaitu standard, superior, premium, dan suite, meskipun tentunya ada perbedaan dalam hal fasilitas dan tingkat kenyamanannya, semua kamar memiliki jendela lebar dimana hamparan pemandangan yang hijau dan asri dapat dinikmati dengan leluasa dari tempat tidur sekalipun. Pemilik hotel, PT Anugrah Anadya Nirmana dan para arsiteknya sepertinya tahu betul bagaimana menciptakan kesempurnaan melalu racikan yang tepat antara kemewahan di tingkat tertinggi, elemen kontemporer tatanan arsitektur Bali yang sarat dengan karya seni bernilai filosofi tinggi, dan lingkungan alam yang sangat indah.

Setara dengan kemewahan fasilitas huniannya, Sthala Ubud juga dirancang untuk memanjakan perut para tamunya. Selama apapun masa tinggal tamu di hotel ini, dijamin tidak akan bosan dengan makanan yang itu-itu saja. Hotel baru di Ubud ini memiliki 3 restoran yang masing-masing bukan hanya menawarkan ragam sajian yang berbeda tetapi juga memiliki atmosfor yang berbeda pula. Sesuai dengan namanya, The Naga Rooftop Bar & Lounge berada di titik tertinggi dari bangunan hotel ini. Ditata untuk memanjakan tamu-tamunya dengan kehangatan sinar matahari tropis dan pemandangan lembah dan sungai yang indah, tempat ini nyaman untuk bersantai sambil menikmati hidangan di siang dan sore hari, saat kita bisa menikmati pemandangan alam dengan leluasa. Nyaman di setiap waktu, Sungai Restaurant menyajikan menu-menu Asia dan Barat yang disajikan dengan sentuhan tradisional Bali. Sementara untuk bersantai sambil menikmati pemandangan dengan ditemani makanan dan minuman ringan, ada Panorama Pool and Sundeck Lounge.

 

Berada di Ubud, di luar hotel ada banyak tempat menarik untuk dikunjungi, ada banyak kegiatan yang asik untuk dilakukan. Tetapi tamu Sthala Ubud dapat juga memanjakan diri tanpa harus keluar dari hotel karena ada berbagai fasilitas yang dapat dipergunakan. Mereka yang ingin tetap mempertahankan kebugaran tubuh saat liburan bisa menggunakan fasilitas fitness centre yang memiliki peralatan lengkap. Bagi mereka yang lebih memilih untuk memanjakan diri dapat menghabiskan waktunya di spa. Kalau anda juga ingin memanjakan ketenangan jiwa selain kebugaran raga, ada juga fasilitas untuk yoga.

Sementara untuk mereka yang berniat untuk menyelenggarakan acara, baik yang berhubungan dengan bisnis seperti meeting dan seminar maupun acara pribadi seperti pernikahan, Sthala Ubud memiliki tempat seluas sekitar 400 meter persegi yang dapat ditata untuk aneka keperluan. Tamu tinggal mendiskusikan apa yang mereka inginkan dengan fihak hotel.

 

Hotel Paling Romantis di Indonesia

Sedang merencanakan pernikahan dan mencari tempat untuk berbulan madu? Atau mungkin sekedar meluangkan waktu untuk berlibur berdua saja dengan pasangan? Pastinya liburan dengan tujuan romantis seperti ini memerlukan persiapan yang berbeda karena biasanya pasangan menginginkan suasana yang bukan hanya nyaman tetapi tersendiri. Sebagai selingan bisa saja pasangan melakukan hal-hal yang tidak hanya dilakukan berdua saja. Aktivitas petualangan yang mengharuskan kita melibatkan orang lain seperti belajar menyelam yang harus didampingi instruktur atau menghabiskan waktu untuk clubbing yang pastinya bukan clubbing namanya kalau tidak beramai-ramai di dalam satu tempat bersama ratusan orang yang sama sekali tidak kita kenal. Tapi pada akhirnya semua akan kembali pada pilihan tempat untuk menghabiskan malam berdua. Dibandingkan pilihan tempat tujuan atau rencana aktivitas yang akan dilakukan, biasanya hotel tempat menginap merupakan hal yang paling mendapatkan perhatian.

Kali ini Trava.ID mengintip pilihan para pengguna portal wisata terkemuka Tripadvisor dalam memilih hotel untuk tujuan romantis, pastinya di Indonesia.

#1. The Kayon Resort, Ubud, Bali

the-kayoon-ubud-bali

Book The Kayon Resort, Ubud, Bali

#2. Viceroy, Ubud, Bali

hotel-viceroy-ubud-bali

Book The Viceroy, Ubud, Bali

#3. Komaneka at Tanggayuda, Ubud, Bali

komaneka-tanggayuda-ubud

Book Komaneka at Tanggayuda, Ubud, Bali

#4. The Samaya, Ubud, Bali

the-samaya-ubud

Book The Samaya, Ubud, Bali

#5. The Samaya, Seminyak, Bali

the-samaya-seminyak-bali

Book The Samaya, Seminyak, Bali

Karena Bali sampai saat ini masih menjadi tempat tujuan wisata paling diminati di tanah air bukan hanya bagi orang Indonesia tapi bahkan bagi wisatawan dari seluruh penjuru dunia, mungkin tidak mengherankan kalau daftar 25 Hotel Paling Romantis di Indonesia ini kebanyakan diisi oleh hotel-hotel yang berada di Pulau Dewata. Dari 25 hotel di dalam daftar ini, 17 diantaranya berada di Bali. Menyusul di belakang Bali adalah pulau wisata yang letaknya persis bersebelahan dengan Bali yaitu Lombok Lombok yang menempatkan 6 hotel. Kedua destinasi wisata ini hanya menyisakan 2 tempat di dalam daftar untuk Lembeh Resort yang berada di Sulawesi Utara pada urutan ke 17 dan Alamanda yang berada di Yogyakarta pada urutan ke 23. Meskipun Lombok berada di urutan kedua, tetapi dominasi Bali sangat kentara, karena kebanyakan hotel di Lombok berada di urutan bawah. Di tengah dominasi hotel-hotel yang berada di Bali, Lombok hanya menyisipkan Lombok Lodge di urutan ke-6, sementara sisanya berada di urutan ke-19 ke bawah.

Hotel-hotel di Bali merupakan pilihan utama mereka yang mencari hotel romantis di Indonesia. Sementara itu untuk mereka yang memilih Bali, Ubud merupakan kawasan yang paling populer dalam hal hotel romantis.

Hotel Paling Romantis di Bali

Lebih jauh mengenai Bali, meskipun pantai merupakan salah satu daya tarik utama pariwisata Bali, kebanyakan pengguna Tripadvisor sepertinya tidak menghubungkan romantisme dengan pantai. Buktinya berada di puncak daftar sebagai hotel paling romantis di Indonesia adalah The Kayon Resort yang berada di Ubud. Berturut-turut di belakangnya ada Viceroy, Komaneka at Tanggayuda, dan The Samaya yang semuanya berada di Ubud. Baru di urutan ke-5 ada The Samaya Seminyak. Menilik daftar lengkap ke-25 hotel paling romantis di Indonesia tersebut, dari 17 hotel yang berada di Bali, Ubud menempatkan 10 hotel, menyisakan 7 tempat untuk Seminyak dengan 4 hotel, Nusadua dengan 2 hotel, dan Jimbaran dengan 1 hotel dimana ketiga tempat tersebut merupakan kawasan wisata pantai. Pastinya semua hotel yang masuk ke dalam daftar ini merupakan yang paling romantis di kawasannya masing-masing.

Selain merupakan hotel paling romantis di Indonesia, The Kayon Resort juga merupakan hotel paling romantis di Bali. Sementara itu Lombok Lodge merupakan hotel paling romantis di Lombok. Demikian juga dengan Lembeh Resort di Sulawesi Utara dan Alamanda di Yogyakarta.

Tidak kalah menarik untuk disimak adalah merk. Tentu kita tahu bahwa ada banyak hotel yang dimiliki oleh kelompok usaha yang sama atau dikelola oleh perusahaan yang sama. Sepertinya ada kelompok hotel yang memang secara tematis membuat hotel-hotelnya memancarkan aura romantisme yang kental sehingga masuk ke dalam daftar ini. Setidaknya kita melihat Komaneka menempatkan tiga hotelnya yang kesemuanya berada di Ubud di dalam daftar ini, yaitu Komaneka at Tanggayuda di urutan ke-3, Komaneka at Bisma di urutan ke-10, dan Komaneka at Monkey Forest di urutan ke-16. Ada juga The Samaya yang menempatkan kedua hotelnya di papan atas, The Samaya Ubud di urutan ke-4 dan The Samaya Seminyak di urutan ke-5.

Kalau tertarik untuk mengetahui daftar selengkapnya, silangkan simak di bawah ini.

1. The Kayon Resort, Ubud. Bali
2. Viceroy, Ubud, Bali
3. Komaneka at Tanggayuda, Ubud, Bali
4. The Samaya, Ubud, Bali
5. The Samaya, Seminyak, Bali
6. Lombok Lodge, Medana, Lombok
7. Kayumanis, Nusadua, Bali
8. Uma by COMO, Ubud, Bali
9. Sankara Resort, Ubud, Bali
10. Komaneka at Bisma, Ubud, Bali
11. The Kunja, Seminyak, Bali
12. The Legian, Seminyak, Bali
13. The Chedi Club, Ubud, Bali
14. Jamahal, Jimbaran, Bali
15. Luna 2, Seminyak, Bali
16. Komaneka at Monkey Forest, Ubud, Bali
17. Lumber Resort, Biting, Sulawesi Utara
18. Amarterra, Nusadua, Bali
19. Qunci, Mangsit, Lombok
20. Puri Mas, Magnait, Lombok
21. Tugu, Sira, Lombok
22. Jeep Klui, Mangsit, Lombok
23. Alamanda, Sleman, Yogyakarta
24. Sudamala, Senggigi, Lombok
25. Junjungan, Ubud, Bali

Hotel Terbaik Dunia Ada Di Indonesia

Ada ratusan negara di dunia dan ada banyak tempat di dunia yang sangat terkenal sebagai destinasi wisata yang diidentikan dengan atribut-atribut kemewahan. Tetapi ternyata para pembaca majalah pariwisata dunia yang bermarkas di Amerika Serikat, Travel + Leisure, justru memilih salah satu hotel di Indonesia sebagai hotel terbaik di dunia pada tahun 2016 ini. Uniknya hotel yang berhasil menggondol predikat prestisius itu bukan berada di tempat wisata terkemuka tanah air seperti Bali atau mungkin kota bisnis utama seperti Ibu Kota Jakarta. Melaui ajang penghargaan bertajuk World’s Best Travel Awards 2016 yang hasilnya dipublikasikan pada awal bulan Juli lalu itu Nihiwatu, sebuah resor wisata pantai yang berada di Pulau Sumba, berada di posisi teratas dalam daftar The 100 Best Hotels in the World atau 100 hotel terbaik di dunia menyisihkan sejumlah kontestan lain dari berbagai negara.

Tanpa melihat statistik kita tentu bisa membayangkan ada berapa banyak hotel di seluruh dunia, sehingga meraih predikat The Best Hotel in the World otomatis juga menunjukkan bahwa Nihiwatu Sumba menyisihkan sekian banyak pesaing. Apalagi Nihiwatu tidak berada di destinasi wisata yang terkenal akan kemewahannya, tetapi di sebuah pulau terpencil yang bahkan mungkin hanya sebagian kecil penduduk Indonesia sendiri yang dapat membayangkan lokasinya di atas peta. Istimewanya lagi, sebagian besar partisipan yang memberikan suaranya untuk Nihiwatu adalah turis mancanegara. Pastinya menarik untuk mencari jawaban mengapa justru wisatawan domestik jarang yang tertarik untuk menghabiskan waktu berliburnya di tempat ini?

nihiwatu-sumba-the-best-hotel-in-the-world

Pulau Sumba

Kemenangan Nihiwatu bukan hanya mengejutkan para pelaku dunia pariwisata tanah air. Banyak kolom yang ditulis media-media internasional mengemukakan suara yang sama. Bagaimana sebuah resor kecil di pulau kecil yang jarang diketahui orang, jauh terpencil di pedalaman Indonesia, bisa mengalahkan hotel-hotel terbaik di tempat-tempat tujuan wisata ternama seperti London atau New York misalnya. Beberapa media bahkan menyebut Sumba, pulau dimana Nihiwatu berada, dengan sebutan “the lost world island” alias pulau di dunia yang hilang, serta “remote and completely off the grid” atau terpencil bahkan tidak ada di peta.

Lapangan terbang terdekat dengan Nihiwatu di Pulau Sumba berada di Kota Tambolaka. Jumlah penerbangan ke kota ini bisa dihitung dengan jari sebelah tangan setiap harinya, tercatat hanya ada Wings Air dan Garuda Indonesia yang terbang dengan pesawat kecil dari Denpasar. Wings Air terbang sekali sehari dengan pesawat berbaling-baling ATR-72 yang berkapasitas 72 penumpang sementara Garuda Indonesia dengan frekuensi yang sama terbang dengan menggunakan pesawat jet kecil Bombardier CJR-1000 yang berkapasitas sedikit lebih tinggi, 96 penumpang. Penerbangan ini memerlukan waktu 1 jam 25 menit dengan ATR-72, sementara dengan mesin jet yang digendongnya Bombardier CJR-1000 terbang sedikit lebih cepat, 1 jam 10 menit. Penerbangan dari kota lain sama sekali tidak ada, apalagi dari negara lain. Kecuali menggunakan pesawat pribadi atau pesawat charter, semua wisatawan yang datang ke pulau ini harus melalui Denpasar.

Sumba sendiri merupakan salah satu pulau di dalam gugusan kepulauan yang masuk ke dalam wilayah Nusa Tenggara Timur. Hampir sejajar dengan Flores yang berada di utaranya, dengan Bali pulau ini terpisah oleh dua pulau lain, Lombok dan Sumbawa. Luasnya yang lebih dari 11.000 kilometer persegi ini hanya dihuni sekitar 700.000 penduduk yang sampai saat ini masih sangat lekat dengan tradisi turun-temurun dari leluhurnya. Bandingan kepadatannya dengan Pulau Bali yang luasnya kurang dari separuhnya (luas Bali 5.780 km2, luas Sumba 11.153 km2) memiliki jumlah penduduk 6 kali lipat (per tahun 2014 jumlah penduduk Bali 4.225.000 jiwa, jumlah penduduk Sumba 612.000). Keterpencilan dan tradisi masyarakat sekitar kemudian menjadi salah satu daya tarik utama Nihiwatu.

Selain beberapa hal lain, keterpencilan dan tradisi masyarakat inilah yang menjadi daya tarik utama Nihiwatu. Para pemilik dan pengelolanya sukses menggabungkan kenyamanan dan kemewahan dengan kondisi alam di tempatnya berdiri.

Nihiwatu Sumba

surfing-di-nihiwatuNihiwatu sendiri sudah berdiri jauh sebelum kemudian meraih penghargaan prestisius sebagai Hotel Terbaik Dunia 2016 versi pembaca Travel + Leisure. Tadinya Nihiwatu hanya merupakan penginapan kecil yang disediakan untuk para peselancar. Laut di tempat hotel ini berdiri memang sangat istimewa. Sebelum Nihiwatu dikenal dunia sampai akhirnya menyandang predikat Hotel Terbaik Dunia itu, tempat ini sudah lebih dahulu dikenal oleh para peselancar dunia sebagai “The Word’s Best Left-Hand Breaks”. Gulungan ombaknya bisa menjulang sampai setinggi 4 meter. Bagi orang biasa mungkin mengerikan, tapi bagi peselancar itu justru tantangan yang sangat menarik untuk ditaklukkan. Tapi meskipun sangat terkenal, tidak banyak peselancar yang rela melakukan perjalanan demikian jauh ke tempat yang sangat terpencil seperti Nihiwatu ini. Jadi tidak heran kalau pada saat itu Nihiwatu hanya memiliki 10 kamar saja. Saat itu sebagai sebuah “surf camp”, Nihiwatu memang cukup mewah, bukan akomodasi kelas “backpackers”. Mungkin karena meskipun banyak peselancar cenderung memilih melakukan perjalanan super hemat, mereka yang sanggup membiayai perjalanan sampai ke Nihiwatu tentunya memiliki kantong yang cukup dalam.

Media-media pariwisata dunia menyebutkan perkembangan berbeda terjadi dalam beberapa tahun terakhir setelah kepemilikannya berpindah tangan. Kepada media, Chris Burch sebagai pemilik baru mengatakan bahwa dia memutuskan untuk membeli resor terpencil ini karena dia melihat perubahan dalam trend berwisata di kalangan orang-orang berkantong tebal. Mewah tetaplah identik dengan nyaman, tapi kedekatan dengan lingkungan alami sekarang jauh lebih penting daripada ornamen kamar mandi berlapis emas atau ranjang dengan sprei berbahan sutra. Transformasi yang dibawa Burch bersama timnya membuat tamu-tamu Nihiwatu tidak lagi terbatas pada para peselancar. Bahkan dikatakan bahwa sekarang kebanyakan tamu Nihiwatu bukan peselancar. Seorang reporter yang menceritakan kunjungannya ke Nihiwatu melalui portal pariwisata Traveller yang berbasis di Australia mengatakan bahwa pada saat dia berkunjung, hanya ada 3 tamu yang sengaja datang untuk berselancar.

book-nihiwatu-sumba

Sebagai sebuah resor ekslusif, tidak banyak portal reservasi hotel menawarkan Nihiwatu. Kalau mau booking, sebaiknya langsung melalui websitenya atau hubungi kantor pemasarannya yang berada di Bali, alamat Kuta Poleng Complex Block C/2 80361, nomor telepon (0361) 757149.

Tidak terbatas pada menaklukkan gulungan ombak di atas papan selancar, Nihiwatu sekarang memanjakan tamu-tamunya dengan pengalaman wisata yang khusus dipersiapkan sesuai selera pribadi masing-masing tamu yang pastinya berbeda-beda, kejutan mendapati hal-hal baru yang tidak pernah dibayangkan, memanjakan keingintahuan tentang alam dan tradisi yang unik dan tidak ada di tempat lain. Pastinya semua dikemas dalam kenyamanan yang paripurna yang langsung terasa begitu para tamu memasuki kawasan hotel. Ada 28 villa yang masing-masing dilengkapi kolam renang pribadi, spa yang berdiri di atas puncak-puncak pepohonan, fasilitas jelajah berkuda, dan tentunya daya tarik yang sudah menjadikan Nihiwatu melegenda, fasilitas lengkap untuk berselancar dan akses pribadi menuju salah satu titik berselancar yang paling diidam-idamkan para peselancar dari seluruh penjuru dunia.

Masing-masing unit villa dirancang unik dan memiliki gaya tersendiri. Semua atribut kemewahan tersedia, termasuk kasur yang empuk dan kamar mandi yang menyediakan air panas setiap saat. Tetapi bukan itu daya tarik yang sesungguhnya dari hotel ini. Kemewahan bisa kita dapatkan di banyak tempat lain di dunia, bahkan di tengah kota-kota bisnis yang hiruk-pikuk dengan aneka kesibukan. Tapi menikmati kemewahan tersebut dengan cara yang menyatu dengan alam adalah sesuatu yang sangat berbeda. Kasur empuk tetap saja kasur empuk, dimanapun kasur itu diletakkan. Tetapi saat kita merebahkan diri di atas kasur empuk itu sambil memandang indahnya pasir putih di pesisir Nihiwatu, ceritanya sangat berbeda, tingkat kemewahaanya naik berlipat-lipat.

Untuk memastikan kebutuhan dan keinginannya terpenuhi dengan baik, fihak hotel menyediakan seorang butler pribadi untuk masing-masing tamu.

Berada di tempat terpencil dimana fasilitas sangat terbatas, selain villa-villa untuk para tamu menginap, Nihiwatu juga menyediakan aneka fasilitas lain sehingga semua kebutuhan tamu dapat dipenuhi di dalam lingkungan villa. Dikomandani oleh seorang chef profesional asal Australia, Nihiwatu memiliki tiga restoran yang masing-masing sanggup memanjakan lidah para tamu yang memang kebanyakan sudah terbiasa dengan restoran-restoran papan atas dunia. Selain villa yang luas dan nyaman, para tamu juga bisa bersantai di Nihi Oka, beach club yang dilengkapi kolam renang besar. Untuk mereka yang ingin memanjakan jiwa, ada fasilitas untuk yoga di Coconut Cove. Ada juga Spa Safari yang memiliki program khusus dimana tamu dimanjakan dengan aneka perawatan sehari penuh. Para tamu juga bisa berjalan-jalan menikmati keindahan alam sekaligus keunikan tradisi masyarakat setempat dalam program safari, baik berkuda maupun dengan mengendarai mobil.

Sementara itu daya tarik legendaris Nihiwatu tetap tersedia, gulungan ombak impian para peselancar dunia yang dikenal dengan nama God’s Left memang berada persis di depan hotel. Untuk memastikan bahwa masing-masing peselancar puas menikmatinya, aksesnya diatur bergiliran. Hanya 10 peselancar diperbolehkan untuk turun secara bersamaan dan tidak gratis. Masing-masing peselancar dikutip $100 sekali turun. Mahal? Bisa jadi. Tapi kalau peselancar yang anda sanggup datang ke Nihiwatu dan menyewa villa disini, membayar $100 untuk sebuah pengalaman tak terlupakan pastinya tidak ada artinya. Untuk dicatat, harga sewa villa dengan satu kamar yang termurah berkisar antara $650 selama low season dan $1.100 pada peak season. Yang termahal adalah blok villa berkamar 5 yang dijual dengan harga yang sama sepanjang tahun, tidak tergantung musim, $12.000 per malam.

 

Hotel Terbaik di Kuta Menurut Tripadvisor

Hotel di Kuta memang sangat banyak, tetapi banyak pilihan tidak berarti membuat kita jadi mudah untuk memilih. Iklan yang dibuat oleh pengelola hotel tidak bisa dijadikan pegangan karena fihak pengelola pastilah mengedepankan sisi yang baik saja. Agen perjalanan sering kali juga tidak memberikan pendapat yang obyektif karena biasanya hotel-hotel berlomba-lomba menawarkan komisi besar untuk mendapatkan booking sebanyak-banyaknya. Sekarang sumber informasi yang lebih dipercaya adalah review online, berupa penilaian yang diberikan terhadap hotel tertentu oleh mereka yang pernah menginap di hotel tersebut. Kalau yang me-review hanya satu, dua, atau beberapa orang, mungkin kita bisa befikir “Ah, paling juga bikin-bikinan pengelola hotel …” Tapi kalau review yang diberikan mencapai puluhan bahkan ratusan, tentunya lebih meyakinkan. Untuk masalah yang satu ini, Tripadvisor sebagai pionir dan pemimpin pasar merupakan portal yang paling sering dijadikan acuan. Selain banyaknya hotel yang di-review dan banyaknya pengguna yang me-review, portal ini juga memiliki mekanisme yang cukup ketat untuk memastikan bahwa mereka yang me-review benar-benar memberikan pendapat sesuai pengalamannya sendiri.

jumlah-hotel-di-kuta-menurut-tripadvisorMengapa Memilih Hotel di Kuta?

Mungkin anda berfikir “Kebalik tuh pertanyaannya!” Ada benarnya, karena bagi banyak wisatawan yang berkunjung ke Bali, mereka tidak tertarik untuk memilih kawasan lain untuk menginap. Ada banyak alasan wisatawan lebih memilih hotel di Kuta dibanding kawasan-kawasan lain di Bali. Sebagai kawasan wisata paling populer, semua kebutuhan selama menginap bisa didapatkan dengan mudah. Toko, restoran, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, bahkan untuk mereka yang ingin memastikan keamanannya tetap terjamin saat berlibur, klinik kesehatan dan rumah sakit pun banyak dan mudah dijangkau. Pantai Kuta bukan hanya menawarkan panorama yang indah sepanjang hari tetapi juga beragam aktivitas. Hampir semua wisatawan yang tertarik dengan surfing alias berselancar belajar di Pantai Kuta. Kalau pantai sudah terlalu terik untuk kebanyakan kita orang Indonesia yang takut warna kulit menggelap karena terbakar matahari, tinggal masuk ke salah satu mall untuk ngadem sekalian cuci mata.

Cari Hotel Di Kuta

Pilihan hotel di Kuta juga sangat banyak. Ada banyak opsi dengan parameter apapun kita mengukur. Soal harga biasanya merupakan salah satu parameter paling banyak menjadi perhatian saat kita memilih tempat menginap. Kalau mau berhemat kita bisa mendapatkan kamar hotel dengan harga kurang dari seratus ribu per malam. Tapi banyak juga hotel yang membuat tamunya rela merogoh saku dalam-dalam untuk mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk hal yang sama, menginap semalam. Mau hotel yang berdekatan atau bahkan menyatu dengan pusat perbelanjaan, mau hotel yang menawarkan ketenangan dan privacy, mau hotel yang memiliki tempat hiburan malam sendiri. Kita bahkan bisa dengan mudah memilih hotel yang sarapan gratisnya lebih sesuai dengan selera kita, roti ala barat atau nasi goreng ala Indonesia misalnya. Dibagi dalam beberapa kategori, Tripadvisor sendiri mecatat ada ratusan penginapan di kawasan Kuta. Lengkapnya sebagai berikut: 224 hotel, 175 specialty lodging, dan 456 vacation rental. Silahkan dihitung sendiri jumlahnya.

Selain itu Kuta memiliki posisi yang strategis, berada di tengah-tengah sejumlah kawasan wisata utama di Bali Selatan seperti Nusadua, Jimbaran, Seminyak, Canggu, dan Sanur. Posisi ini juga memudahkan akses ke tempat-tempat wisata lain yang lebih jauh di Bali seperti Lovina di utara, Candidasa dan Amed di timur, serta Pemuteran dan Taman Nasional Bali Barat di ujung barat pulau Bali.

Hotel Terbaik Di Kuta Menurut Tripadvisor

Memilih diantara sekian banyak dengan pengetahuan yang sangat terbatas pastinya tidak mungkin. Apalagi biasanya kita memilih dan memesan hotel secara online, jauh-jauh hari sebelum kita datang untuk menginap. Sudah bukan jamannya lagi kita memilih hotel dengan cara go-show alias keluar masuk hotel, melihat sendiri kamarnya, untuk kemudian check-in saat itu juga. Disitulah review Tripadvisor membantu. Gambar di bawah menunjukkan bahwah Hotel Radhana merupakan hotel terbaik di Kuta dengan menduduki ranking teratas dari 224 hotel yang tercatat di Tripadvisor sesuai dengah hasil penilaian dari 196 pengguna. Untuk saat ini, dari 224 penginapan yang masuk dalam kategori hotel di Kuta, Tripadvisor menunjukkan bahwa Hotel Radhana merupakan hotel terbaik di Kuta. Tentunya kita tahu bahwa yang menentukan bukanlah Tripadvisor, tetapi para pengguna yang pernah menginap di hotel tersebut. Kesimpulan itu juga bukan dihitung dari pengalaman satu atau dua orang pengguna saja, tetapi 196 orang. Dari 196 pengguna itu, 112 memberikan skor 5 alias “excellent” dan 29 memberikan skor 4 alias “very good”, hanya 12 orang yang memberikan skor di bawah itu.

review-hotel-di-kuta-terbaik-menurut-tripadvisor

Mengapa Pengguna Tripadvisor Memilih Rhadana Sebagai Hotel Terbaik di Kuta?

Menilik pengalaman yang dibagi para pengguna yang me-review Hotel Rhadana Kuta, rata-rata menyatakan bahwa hotel tersebut sangat nyaman. Lokasinya yang agak jauh dari keramaian tetapi masih tetap mudah untuk dijangkau dianggap sebagai nilai plus, karena cukup dekat sehingga mudah untuk mencapai pantai dan pusat keramaian tapi cukup jauh sehingga saat beristirahat di hotel tetap terasa tenang. Banyak pengguna juga menyukai gaya dekorasinya yang dianggap mewakili jiwa muda modern. Sementara hal yang paling banyak disebut adalah kualitas pelayanan dan keramahan para karyawannya.

book-hotel-rhadana-kuta-bali

Berada di dekat persimpangan dimana Jalan Raya Kuta bertemu dengan Jalan Pantai Kuta, perlu waktu sekitar 10 menit berkendara untuk mencapai Pantai Kuta, tepatnya gerbang pantai yang berada persis di pojok tikungan di depan Hard Rock Beach Club. Bukan karena jaraknya terlalu jauh, tetapi pengaturan lalu lintas di kawasan itu memaksa kendaraan untuk berputar. Dengan berjalan kaki, waktu yang dihabiskan untuk mencapai Pantai Kuta kurang lebih sama, sekitar 10 menit, karena jaraknya lebih dekat. Dengan berjalan kaki kita bisa mengambil jalan langsung menyusuri Jalan Pantai Kuta, tidak harus memutar seperti kendaraan. Kawasan tersebut lebih banyak dipenuhi hunian dan penginapan, bukan kawasan komersial yang dijejali toko, restoran, dan tempat hiburan, jadi untuk beristirahat di malam hari pastinya masih terasa senyap dan tenang. Tapi untuk mencapai titik-titik keramaian sangat mudah, tinggal berjalan kaki beberapa menit.

rhadana-hotel-di-kuta-bali-interior-musik-queen-1

Dengan harga yang relatif terjangkau, mulai dari 300-ribuan per malam, Hotel Rhadana menawarkan fasilitas yang setara dengan hotel-hotel yang lebih mahal. Untuk mereka yang malas mencari makan diluar hotel, tersedia restoran yang nyaman dengan menu yang bervariasi. Restoran di Hotel Rhadana juga merupakan salah satu restoran halal di Bali yang dikuatkan oleh sertifikat MUI. Untuk mereka yang tetap ingin menjaga kebugaran selama berlibur tersedia kolam renang yang cukup besar dan pusat kebugaran degan peralatan yang cukup lengkap. Ada juga fasilitas perpustakaan yang nyaman baik untuk membaca buku yang kita bawa sendiri atau memilih dari koleksi buku dan majalah yang disediakan. Hotel Rhadana juga tidak hanya memanjakan tamu-tamu yang datang untuk berlibur saja. Tersedia ruang pertemuan dengan ukuran besar dan kecil untuk kebutuhan pertemuan bisnis dan acara-acara lain dengan perlengkapan yang mumpuni.

Tapi yang paling menarik perhatian dari Hotel Rhadana ini adalah rancangan interiornya. Interior masing-masing kamar dirancang secara tematis dan individual, dimana tidak ada dua kamar yang memiliki interior sama persis. Seluruh kamar yang terdiri dari tiga kelas yang masing-masing disebut business, premium, dan studio ini hadir di dalam lima tema berbeda. Tema musik menampilkan rasa dari beberapa aliran musik berbeda yang diwakili musisi terkemuka pada masanya, diantaranya The Beatles, Santana, Bob Marley, dan Queen. Tema hobi mencakup sejumlah aktivitas petualangan populer seperti sepeda gunung dan surfing. juga ada hobi otomotif yang menampilkan Harley-Davidson, Vespa, dan VW. Tema destinasi wisata menampilkan kota-kota dan tempat tempat wisata menarik di tanah air. Perlu digarisbawahi, yang ditampilkan adalah tempat-tempat menarik di tanah air, disengaja atau tidak menunjukkan kecintaan terhadap Indonesia. Tema penerbangan seperti judulnya mengetengahkan pesawat, untuk pesawat komersial ada Garuda dan Citilink, sementara itu ada juga pesawat-pesawat lain. Terakhir adalah tema romantis yang tanpa perlu dijelaskan pasti sudah tertangkap maksudnya.

Hotel Rhadana Merupakan Hotel Islami di Bali

rhadana-hotel-di-kuta-bali-mushallaBali memang berbeda dengan kebanyakan wilayah lain di Indonesia. Jika di Indonesia secara umum 95% penduduknya menganut Agama Islam, di Pulau Bali yang merupakan satu propinsi tersendiri justru sebaliknya, 95% penduduknya memeluk Agama Hindu. Salah satu perbedaan yang mencolok diantara kedua keyakinan tersebut adalah soal makanan, dimana kebanyaka penganut Agama Hindu terbiasa mengkonsumsi daging babi yang justru diharamkan dalam Agama Islam. Meskipun Umat Hindu di Bali sama tolerannya dengan penganut agama lain di tanah air, karena jumlah penduduk beragama Islam di Bali relatif sedikit, fasilitas peribadahan untuk Umat Islam juga tidak sebanyak di tempat-tempat lain. Keberadaan mesjid tidak sebanyak di kota-kota lain di Indonesia, demikian juga fasilitas seperti mushalla di tempat-tempat umum.

Hotel Radhana mengedepankan keberadaanya sebagai salah satu dari sedikit hotel Islami di Bali, dan predikat tersebut bukan hanya klaim sefihak dari pengelola hotel karena memang disahkan dengan sertifikat dari Majelis Ulama Indonesia. Beberapa yang perlu dicatat diantaranya adalah makanan yang disajilan di restoran milik Hotel Radhana dijamin halal. Selain itu hotel ini tidak menyediakan minuman beralkohol yang juga diharamkan dalam Agama Islam. Fasilitas untuk peribadahan Umat Islam juga tersedia. Selain ada mushalla yang bersih dan cukup representatif, untuk para tamu juga disediakan sajadah, kain dan mukena, bahkan Kitab Suci Al Quran. Tentunya tanda penunjuk arah qiblat juga terpasang di semua kamar di hotel ini.

Jadi Umat Islam yang ingin berlibur ke Bali dan merasa ragu dengan kehalalan makanan, takut kesulitan menemukan tempat yang cukup bersih untuk beribadah, bisa menjadikan Hotel Rhadana sebagai pilihan. Tentunya mereka yang beragama lain juga mendapatkan perlakuan yang sama di hotel ini.

Informasi Wisata indonesia

Informasi lengkap mengenai tempat-tempat wisata Indonesia termasuk keterangan, foto, dan lokasi. Anda dapat merencanakan perjalanan wisata dengan akurat berdasarkan informasi tersebut, menyesuaikan dengan selera, rute perjalanan, dan anggaran yang anda sediakan.

Ulasan Produk Pariwisata Indonesia

Selain tempat wisata, fasilitas wisata merupakan elemen yang tidak kalah penting. Hotel, restoran, sampai tempat-tempat belanja cindera mata. Kami menyediakan ulasan yang independen. Baik kami sebut baik, buruk kami sebut buruk. Dengan demikian anda bisa memilih dengan bijak.
Go to Top