Lihat Foto-Foto Lainnya
Pilih Paket Wisata

Hotel dan Akomodasi Lain yang Terdekat

Sejauh ini belum ada hotel di dekat-dekat Pantai Gunung Payung. Hotel terdekat berada di kawasan Pecatu Indah di seputaran Pantai Dreamland, Nusadua, dan sepanjang Jalan Raya Uluwatu. Tapi karena jaraknya tidak terlalu jauh, sekitar 30-60 menit dari sekitar Kuta tergantung kepadatan lalu lintas, memang tidak terlalu penting untuk menginap di dekat pantai ini.

Hotel Bintang 5 Bali

Grand Nikko

Mulai dari Rp. 2.750.000 / malam.
Hotel Bintang 3 Bali

Rantuns Place Resort

Mulai dari Rp. 357.025 / malam.
Hotel Bintang 4 Bali

Swiss-Belhotel Segara

Mulai dari Rp. 694.214 / malam.
Hotel Bintang 4 Bali

Vouk Hotel & Suite

Mulai dari Rp. 1.652.066 / malam.
Hotel di Bali Lainnya
Sejak belasan tahun lalu kaki tebing di kawasan yang dikenal sebagai Desa Kutuh ini memang sudah dikenal menyembunyikan pantai yang indah. Sayangnya medan berat menuruni tebing untuk mencapai pantai tersebut membuat hanya sedikit wisatawan yang mau menyisihkan waktu dan tenaga untuk mencapainya. Meskipun begitu mereka yang sempat mengunjunginya semua sepakat, keindahan pantai-pantai di kaki tebing itu sepadan dengan beratnya perjalanan yang harus ditempuh untuk mencapainya. Tapi tetapi saja, hanya sedikit sekali wisatawan yang benar-benar berkunjung, sisanya hanya berputar-putar di sekitar kata “ingin”, “akan”, dan “kapan-kapan”.

Sampai akhirnya pemerintah mengerahkan sejumlah alat berat untuk mengiris tebing dan membangun jalan aspal yang landai dan mulus langsung menuju pantai. Kendaraan-kendaraan pengangkut wisatawan termasuk bis-bis raksasa bisa parkir langsung di bibir pantai. Dinamai dengan merujuk pada patung-patung raksasa tokoh kisah klasik Ramayana yang menjadi bagian dari upaya mempercantik kawasan wisata ini, Pantai Pandawa langsung melejit menjadi ikon pariwisata paling populer di Bali. Sering kali – terutama pada musim-musim liburan – Pantai Pandawa bahkan lebih ramai dari Pantai Kuta yang sudah sejak puluhan tahun melegenda sebagai kawasan wisata pantai paling populer di Bali.

Saat itu hampir tidak ada yang tahu bahwa hanya terpisah sedikit gugusan karang di ujung selatan Pantai Pandawa ada pantai lain yang tidak kalah cantik. Hanya saja untuk mencapainya masih harus menggunakan “cara lama”, meniti tangga menuruni tebing, atau menunggu saat air surut untuk dapat melintasi gugusan karang yang memisahkan kedua pantai ini.

Menyusul Sukses Pantai Pandawa

Sepertinya sukses mempopulerkan Pantai Pandawa membuat pemerintah setempat bergerak cepat dengan menata akses menuju Pantai Gunung Payung yang bertetangga dengan Pantai Pandawa ini sehingga lebih mudah dan nyaman dijangkau. Saat ini meskipun penataan masih dilakukan, mencapai Pantai Gunung Payung sudah jauh lebih mudah. Hanya saja tidak semudah Pantai Pandawa dimana mobil bisa masuk sampai ke bibir pantai, di Pantai Gunung Payung, dari kawasan parkir pengunjung masih harus berjalan kaki menuruni jalanan yang cukup landai karena dibangun dengan mengiris tebing dilanjutkan dengan menuruni sekitar 200 anak tangga sebelum akhirnya dapat menginjakan kakinya di pasir pantai.

Dimanjakan Keindahan Bahkan Sebelum Sampai

Bukan sesuatu yang terlalu buruk, karena tangganya juga sudah ditata sedemikian rupa sehingga nyaman dilintasi. Cukup lebar, tidak licin, dengan ketinggian yang sama antara masing-masing anak tangga. Bahkan tersedia beberapa titik tempat beristirahat. Perjalanan turun ini bahkan menjadi daya tarik tersendiri karena sepanjang perjalanan kita disuguhi pemandangan yang luar biasa indah. Sementara itu tebing karangnya yang tidak tegak lurus tetapi miring dan diselimuti padang ilalang yang menghijau menjadi tempat berpose yang menarik bagi para penggemar selfie. Daya tarik itu pastinya akan hilang kalau aksesnya dibuat langsung menuju pantai seperti di Pantai Pandawa.

Sebetulnya bahkan sebelum mulai meniti tangga turun kita juga sudah dimanjakan pemandangan indah. Pertama dari tepi tebing yang berada tepat di depan wantilan Pura Gunung Payung ada taman yang dilengkapi tempat untuk duduk-duduk. Dari sini kita bisa menikmati keindahan birunya laut yang tidak hanya melulu biru. Karena lautnya relatif dangkal sementara airnya jernih, semakin ke tepi warnanya berubah menjadi hijau, bias warna yang tercipta dari bayangan rumput dan ganggang laut di dasarnya. Setelah berjalan di jalan yang landai karena dibuat dengan mengiris tebing kita akan sampai di puncak tangga. Sebelum mulai turun, rehatlah sejenak untuk menikmati indahnya Pantai Gunung Payung yang nampak kecil di kejauhan.

Keindahan Pantai Gunung Payung

Melewati anak tangga terakhir di dasar tebing kita akan disambut hamparan pasir putih bersih yang landai dan luas. Pasirnya memiliki butir-butir yang halus sehingga lembut di kaki. Meskipun begitu cukup padat sehingga nyaman diinjak, tidak membuat kaki kita pegal saat berjalan-jalan di atasnya. Hamparan pasir ini kemudian bertemu dengan air yang jernih membiru dan sangat tenang. Tidak ada hempasan ombak, hanya riak-riak kecil. Karena itu airnya tetap jernih karena tidak bercampur dengan pasir. Gugusan karang yang secara alami membentuk dinding penghalang membuat gempuran ombak pecah di tengah laut, agak jauh dar pantai. Karena itu selain indah juga sangat aman dan nyaman bahkan untuk mereka yang tidak pandai berenang sekalipun.

Di siang hari memang panas cukup menyengat di Pantai Gunung Payung. Tebing hanya diselimuti padang ilalang, sementara pohon yang cukup rimbun untuk berteduh hanya ada di sebagian tangga turun. Di pantai sama sekali tidak ada pohon apalagi pohon rindang. Warung untungnya tidak ada, sehingga tidak merusak keindahan alami pantai ini. Tapi tidak berarti kita tidak bisa menikmati keindahan pantai ini tanpa kepanasan. Berjalanlah sedikit ke ujung utara dimana ada banyak ceruk menyerupai goa di kaki tebing. Tempat berteduh yang nyaman dan unik. Pada saat laut sedang surut, dari ujung utara Pantai Gunung Payung ini kita bisa menyelinap diantara bongkahan karang untuk mencapai Pantai Pandawa.

Di ujung selatan Pantai Gunung Payung ada daya tarik yang berbeda. Di bagian ini hamparan pasir pantai berganti menjadi hamparan karang, sama landainya dengan hamparan pasir sehingga nampak seperti lantai dengan pola yang menyerupai lantai marmer. Keras diinjak tetapi permukaannya cukup halus sehingga tidak menyakiti kaki meskipun menginjaknya tanpa alas kaki, tetapi tidak terlalu halus sehingga menjadi licin. Asik banget! Sementara di sana sini ada banyak air laut yang terjebak di dalam ceruk sehingga membentuk kolam-kolam kecil.

Tidak perlu takut untuk berjalan ke tengah karena meskipun kaki kita mulai terendam, dasar lautnya sangat landai. Sambil berjalan perlahan kita bisa menikmati kecantikan ikan-ikan kecil yang bermain-main licah diantara karang, ganggang, dan rumput laut. Hati-hati menginjakkan kaki supaya tidak merusak biota laut. Airnya yang sangat jernih membuat keindahan dasar laut ini bisa kita lihat dengan jelas dari permukaan, tanpa harus menenggelamkan wajah entah dengan snorkel atau bahkan membawa bekal tabung oksigen.

Menuju Pantai Gunung Payung

Pantai Gunung Payung ini lokasinya sangat berdekatan dengan Pantai Pandawa yang lebih dahulu melejit popularitasnya. Keduanya sama-sama berada di kaki tebing di kawasan Kutuh, di semenanjung selatan Bali. Bahkan kalau air laut sedang surut, asal mau sedikit berbasah-basah, kita bisa mencapai Pantai Gunung Payung ini dari Pantai Pandawa.

Dari seputaran Denpasar atau kawasan Kuta, arahkan kendaraan melewati Jalan ByPass Ngurah Rai menuju Nusadua, kemudian selepas airport berbelok ke kanan menuju Pura Uluwatu melalui Kampus Unud. Setelah melewati Taman Wisata GWK, ada perempatan kecil di dekat Pertokoan Nirmala. Lurus ke Pura Uluwatu, kanan ke Pantai Balangan, anda ambil arah kiri memasuki Jalan Batu Pageh. Ikutin jalan itu sambil memperhatikan petunjuk, anda akan menemukan jalan berbelok tajam ke kiri memasuki kawasan berbatu, Jalan Alas Arum. Jalannya lebar dan mulus.

Ikuti terus sampai bertemu persimpangan Pantai Pandawa. Lanjut lurus terus sekitar 1-2 kilometer lagi sampai jalan dua arah menyempit jadi satu. Disitu ada persimpangan ke kanan. Masuki jalan itu dan ikuti sampai habis, anda akan sampai di pelataran parkir Pantai Gunung Payung.

Catatan

  • Jam buka bebas, bisa datang kapan saja.
  • Tiket masuk gratis, cuma bayar parkir saja.
  • Di seputaran kawasan ini belum ada hotel maupun restoran.
  • Untuk makanan dan minuman, hanya ada pedagang-pedagang berpayung di depan wantilan Pura Gunung Payung.
  • Dari parkir masih harus berjalan lumayan jauh, perlu fisik lumayan prima.
  • Di pantai tidak ada pedagang, harus membawa bekal dari atas.
  • Parkir luas dan aman.
  • Sunsetnya oke punya.
  • Ombaknya tenang dan airnya sangat jernih, bisa melihat tembus ke dasar laut. Tapi artinya yang mau aktifitas lebih menantang seperti surfing, harus cari tempat lain.

Tempat Wisata Lain yang Berdekatan

Sepanjang sisi semenanjung selatan Bali ini memang dibentengi tebing karang dengan sejumlah pantai indah di kakinya. Tidak heran kalau daya tarik wisata di seputaran Pantai Gunung Payung ini temanya tidak jauh-jauh dari pantai, bahkan lebih spesifik lagi, pantai di kaki tebing. Karena perbatasan antara daratan dan lautan diyakini Umat Hindu Bali sebagai titik-titik yang harus dijaga secara spiritual, ada sejumlah pura yang sangat artistik di beberapa lokasi.

Pantai Mengiat

Puja Mandala

Paragliding di Bukit Timbis

Pantai Nusadua

Waterblow Nusadua

Watersport di Tanjung Benoa

Naik Unta di Nusadua

Pantai Green Bowl

Pantai Tanjung Benoa

Tempat Wisata di Bali Lainnya

Restoran dan Fasilitas Wisata Lain yang Terdekat

Sebagai tempat wisata yang baru diperkenalkan, fasilitas wisata bukan hanya belum banyak tetapi bisa dibilang belum ada. Restoran terdekatpun jaraknya cukup jauh. Tapi untuk sekedar mengisi perut atau mengusir dahaga, ada banyak penjaja makanan dan minuman ringan di depan wantilan pura. Kalau anda datang ke Pantai Gunung Payung menjelang saatnya makan, sebaiknya makan dulu saja, daripada kelaparan.

Review Restoran Soleil Nusadua

Soleil @ The Mulia

Review Restoran Nusadua Beach Grill

Nusadua Beach Grill

Review Restrain Tapa Bali

Tapa Bistro Bali

Review The Sky Bar Bali

Sky Bar @ The Mulia

Restoran di Bali Lainnya